Jumat, 22 April 2011
Kamis, 10 Februari 2011
Musim Dalam Hidup
Ada seorang teman sebut saja namanya si "A" yang dulu pernah jadi orang kaya, dia bercerita pengalaman tentang mengapa dulu dia bisa sukses dan kenapa sekarang bisa jadi orang bangkrut. (pengalaman yang berharga)
Kurang lebih Ceritanya sebagai berikut, awalnya si A memutuskan untuk memulai bisnis jual beli limbah benang, karena waktu itu dia punya teman yang mempunyai pabrik daur ulang benang kusut berbahan sintetis (dari benang kusut dilelehkan menjadi biji plastik untuk dijual). Lalu supaya bisnisnya bisa berjalan, maka pertama-tama dia harus mencari-cari perusahaan yang menjual limbah benang kusut. Dan akhirnya dia berhasil menemukan yang dia cari, ada sebuah perusahaan besar yang menjual limbah benang kusut dalam jumlah yang sangat banyak, dan akhirnya dia membeli semua barang tersebut dengan harga murah (entah sumber modal dari pinjaman atau sumber dana lainnya), kemudian langsung dia jual ke pabrik temannya. Si A mendapat keuntungan beberapa ratus perak dari setiap kilo benang yang dia jual ke pabrik daur ulang benang, sementara itu penjualannya bisa mencapai ribuan ton dalam sebulan. Uang yang dia peroleh per bulan bersihnya bisa mencapai ratusan juta rupiah, dan berlangsung hingga beberapa tahun. Pada saat itulah si A bisa dikatakan sukses secara finansial, karena dia berhasil mengantongi uang sebesar puluhan milyar rupiah pada tahun 2005.
Penyebab kebangkrutannya yang pertama adalah ketika terjadi perubahan besar-besaran dari standar campuran benang yang digunakan di perusahaan tempat dia membeli limbah benang kusut menjadi semi sintetis (campuran sintetis dengan bahan alami). Karena sejak saat itu, limbah benang kusut menjadi tidak bisa didaur ulang lagi. Akibatnya bisnisnya langsung berhenti total karena tidak sanggup mengikuti perubahan trend.
Penyebab yang kedua adalah gaya hidup si A yang tadinya sangat mahal karena sudah terbiasa mendapatkan income ratusan juta per bulan, menjadi tidak seimbang lagi. Pengeluaran besar-besaran terjadi tiap bulan, sementara penghasilan tidak ada yang masuk sama sekali.
Penyebab yang ketiga adalah banyak teman-teman dari si A yang menipu dirinya, dengan cara pinjam uang lalu kabur, ada juga yang pura-pura bangkrut, dan sebagainya. Milyaran rupiah uang milik si A dibawa lari oleh orang-orang yang dulu dianggap si A sebagai temannya.
Kesimpulan: Jangan pernah berhenti belajar meskipun sudah sukses, agar kita dapat tetap bertahan meskipun musim berubah.
Kurang lebih Ceritanya sebagai berikut, awalnya si A memutuskan untuk memulai bisnis jual beli limbah benang, karena waktu itu dia punya teman yang mempunyai pabrik daur ulang benang kusut berbahan sintetis (dari benang kusut dilelehkan menjadi biji plastik untuk dijual). Lalu supaya bisnisnya bisa berjalan, maka pertama-tama dia harus mencari-cari perusahaan yang menjual limbah benang kusut. Dan akhirnya dia berhasil menemukan yang dia cari, ada sebuah perusahaan besar yang menjual limbah benang kusut dalam jumlah yang sangat banyak, dan akhirnya dia membeli semua barang tersebut dengan harga murah (entah sumber modal dari pinjaman atau sumber dana lainnya), kemudian langsung dia jual ke pabrik temannya. Si A mendapat keuntungan beberapa ratus perak dari setiap kilo benang yang dia jual ke pabrik daur ulang benang, sementara itu penjualannya bisa mencapai ribuan ton dalam sebulan. Uang yang dia peroleh per bulan bersihnya bisa mencapai ratusan juta rupiah, dan berlangsung hingga beberapa tahun. Pada saat itulah si A bisa dikatakan sukses secara finansial, karena dia berhasil mengantongi uang sebesar puluhan milyar rupiah pada tahun 2005.
Penyebab kebangkrutannya yang pertama adalah ketika terjadi perubahan besar-besaran dari standar campuran benang yang digunakan di perusahaan tempat dia membeli limbah benang kusut menjadi semi sintetis (campuran sintetis dengan bahan alami). Karena sejak saat itu, limbah benang kusut menjadi tidak bisa didaur ulang lagi. Akibatnya bisnisnya langsung berhenti total karena tidak sanggup mengikuti perubahan trend.
Penyebab yang kedua adalah gaya hidup si A yang tadinya sangat mahal karena sudah terbiasa mendapatkan income ratusan juta per bulan, menjadi tidak seimbang lagi. Pengeluaran besar-besaran terjadi tiap bulan, sementara penghasilan tidak ada yang masuk sama sekali.
Penyebab yang ketiga adalah banyak teman-teman dari si A yang menipu dirinya, dengan cara pinjam uang lalu kabur, ada juga yang pura-pura bangkrut, dan sebagainya. Milyaran rupiah uang milik si A dibawa lari oleh orang-orang yang dulu dianggap si A sebagai temannya.
Kesimpulan: Jangan pernah berhenti belajar meskipun sudah sukses, agar kita dapat tetap bertahan meskipun musim berubah.
Minggu, 05 Desember 2010
My New Power [bahasa preman mode on]
Setiap melihat orang lain, gw selalu membandingkan kemampuan orang tersebut dengan diri gw .
Gw selalu merasa diri ini tidak berharga jika dibandingkan dengan orang lain yg gw temui, Karena gw pikir bahwa orang lain selalu lebih hebat dibandingkan dengan diri gw. Hal yang paling menyebalkan adalah jika melihat ada orang yang usianya lebih muda daripada gw yang sudah mencapai sukses (punya uang banyak, dsb).
Tetapi... ketika gw berpikir kembali, bahwa setiap makhluk yang terlahir di bumi ini pasti punya jalan yang berbeda-beda, maksudnya adalah ketika gw lahir ke dunia ini, tentunya ada tujuan yang tersembunyi mengapa gw harus terlahir sebagai manusia. Akhirnya gw menemukan tujuan sesungguhnya mengapa gw dilahirkan ke dunia ini, yaitu untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk bumi ini yang mungkin bisa dimulai dari hal-hal kecil secara konsisten, tanpa peduli dengan seberapa banyak kekurangan yang menempel pada diri gw .
Dan yang paling parah.....
Pernah gw berpikir, kalo mau jadi orang hebat, maka gw harus jadi orang jahat.
Kenapa gw berpikir seperti itu? Karena gw pernah mendengar,bahwa orang jahat itu pintar cari uang (gubrak!!! o_o").
Akibatnya, gw pernah berpikir untuk berdoa kepada iblis supaya bisa diberikan kekuatan untuk mendapatkan banyak uang. Tetapi untungnya ada bagian dari diri gw yang menentang pernyataan tersebut...
Tetapi... setelah gw mendapat sedikit masukan dari lingkungan, ternyata pemikiran gw selama ini sangat sempit, istilahnya kalau di agama adalah pandangan salah. Untuk menghilangkan pandangan salah, maka diperlukan obat pikiran yang disebut kebijaksanaan.
Gw suka mentertawakan diri gw di masa lalu, seperti gw di masa depan yang sedang mentertawakan diri gw yang sekarang :D
Gw selalu merasa diri ini tidak berharga jika dibandingkan dengan orang lain yg gw temui, Karena gw pikir bahwa orang lain selalu lebih hebat dibandingkan dengan diri gw. Hal yang paling menyebalkan adalah jika melihat ada orang yang usianya lebih muda daripada gw yang sudah mencapai sukses (punya uang banyak, dsb).
Tetapi... ketika gw berpikir kembali, bahwa setiap makhluk yang terlahir di bumi ini pasti punya jalan yang berbeda-beda, maksudnya adalah ketika gw lahir ke dunia ini, tentunya ada tujuan yang tersembunyi mengapa gw harus terlahir sebagai manusia. Akhirnya gw menemukan tujuan sesungguhnya mengapa gw dilahirkan ke dunia ini, yaitu untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk bumi ini yang mungkin bisa dimulai dari hal-hal kecil secara konsisten, tanpa peduli dengan seberapa banyak kekurangan yang menempel pada diri gw .
Dan yang paling parah.....
Pernah gw berpikir, kalo mau jadi orang hebat, maka gw harus jadi orang jahat.
Kenapa gw berpikir seperti itu? Karena gw pernah mendengar,bahwa orang jahat itu pintar cari uang (gubrak!!! o_o").
Akibatnya, gw pernah berpikir untuk berdoa kepada iblis supaya bisa diberikan kekuatan untuk mendapatkan banyak uang. Tetapi untungnya ada bagian dari diri gw yang menentang pernyataan tersebut...
Tetapi... setelah gw mendapat sedikit masukan dari lingkungan, ternyata pemikiran gw selama ini sangat sempit, istilahnya kalau di agama adalah pandangan salah. Untuk menghilangkan pandangan salah, maka diperlukan obat pikiran yang disebut kebijaksanaan.
Gw suka mentertawakan diri gw di masa lalu, seperti gw di masa depan yang sedang mentertawakan diri gw yang sekarang :D
Selasa, 19 Oktober 2010
Coklat masa kecil (1990-an)
Dulu coklat ini merupakan jajanan sehari-hari ane :) Sebetulnya kurang bagus kalau mengkonsumsi coklat ini (apalagi kalau sering), karena mengandung banyak pemanis, sementara kandungan coklatnya sedikit.
Gak nyangka, kurang lebih sudah 12 tahun nggak ketemu coklat ini, ternyata masih ada aja yang jual, kirain udah gak ada =_="
Senin, 11 Oktober 2010
Kamis, 12 Agustus 2010
Sukses Dengan Kebenaran
Saya sering mendengar kalimat seperti ini, "kalau orang yang jujur, pasti gak bakal jadi kaya".
Ada seorang tokoh sejarah yang membuat saya tidak setuju dengan pernyataan seperti itu, beliau bernama Liu Bei, seorang pahlawan pada masa dinasti han di negeri China (zaman tiga kerajaan).
Pada awalnya Liu Bei adalah seorang penjual sendal jerami di pasar, hingga akhirnya dia menjadi seorang kaisar. Karakter dari Liu Bei adalah baik, ramah, sangat polos dan jujur, karena terlalu baik dan jujur, ia sering terlihat bodoh di mata lawan perangnya.
Ketika ia pernah jadi pemimpin di suatu daerah, rakyat di sana sangat menyayanginya karena kebijaksanaan dan kasih sayang dalam memberikan pelayanan kepada rakyatnya. Hal itu terbukti ketika ia sempat mengalami kekalahan oleh Cao-cao (salah satu lawan perangnya), karena pasukannya sangat sedikit maka dia terpaksa mengungsi dari daerah miliknya ke daerah lain, yang mengejutkan adalah seluruh rakyat di sana yang jumlahnya hampir 500ribu jiwa dengan sukarela mengikuti Liu Bei yang bahkan tidak memiliki tempat yang disebut sebagai rumah.
Selama bertahun-tahun Liu Bei sering mengalami kegagalan, tetapi alam semesta mendukungnya untuk sukses menjadi seorang kaisar. Dalam proses perjuangannya untuk meraih keberhasilan, ia mendapat dukungan dari jenderal-jenderal dan penasehat perang yang terbaik di seluruh negeri China.
Kesimpulannya: Ikuti jalur yang benar dalam perjalanan menuju keberhasilan, maka alam semesta akan mendukung.
Ada seorang tokoh sejarah yang membuat saya tidak setuju dengan pernyataan seperti itu, beliau bernama Liu Bei, seorang pahlawan pada masa dinasti han di negeri China (zaman tiga kerajaan).
Pada awalnya Liu Bei adalah seorang penjual sendal jerami di pasar, hingga akhirnya dia menjadi seorang kaisar. Karakter dari Liu Bei adalah baik, ramah, sangat polos dan jujur, karena terlalu baik dan jujur, ia sering terlihat bodoh di mata lawan perangnya.
Ketika ia pernah jadi pemimpin di suatu daerah, rakyat di sana sangat menyayanginya karena kebijaksanaan dan kasih sayang dalam memberikan pelayanan kepada rakyatnya. Hal itu terbukti ketika ia sempat mengalami kekalahan oleh Cao-cao (salah satu lawan perangnya), karena pasukannya sangat sedikit maka dia terpaksa mengungsi dari daerah miliknya ke daerah lain, yang mengejutkan adalah seluruh rakyat di sana yang jumlahnya hampir 500ribu jiwa dengan sukarela mengikuti Liu Bei yang bahkan tidak memiliki tempat yang disebut sebagai rumah.
Selama bertahun-tahun Liu Bei sering mengalami kegagalan, tetapi alam semesta mendukungnya untuk sukses menjadi seorang kaisar. Dalam proses perjuangannya untuk meraih keberhasilan, ia mendapat dukungan dari jenderal-jenderal dan penasehat perang yang terbaik di seluruh negeri China.
Kesimpulannya: Ikuti jalur yang benar dalam perjalanan menuju keberhasilan, maka alam semesta akan mendukung.
Sabtu, 31 Juli 2010
Power from Darkness
Kadang hal-hal yang sudah direncanakan hasilnya bisa tidak sesuai dengan harapan, jadi bersiap-siaplah untuk kecewa. Perasaan kecewa yang timbul bisa dijadikan kekuatan sebagai bahan bakar untuk mengejar target berikutnya.
Semakin besar harapan yang hancur, maka semakin besar kekecewaan, dari perasaan kecewa kemudian muncul kemarahan terhadap diri sendiri, jangan sia-siakan energi yang keluar dari hasil reaksi tersebut.
Semakin besar harapan yang hancur, maka semakin besar kekecewaan, dari perasaan kecewa kemudian muncul kemarahan terhadap diri sendiri, jangan sia-siakan energi yang keluar dari hasil reaksi tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)